Belanja Online

Monetize Blog Itu Adalah Wajar

December 3, 2008 · Posted in Renungan 

Sebelum anda membaca post ini terlebih dahulu saya ingin anda tanyakan pada diri anda apakah anda termasuk seorang peblogger monetize atau tidak? saya yakin 95% pasti anda adalah peblogger monetize yang mendambakan datangnya Rp, $, dan mata uang lain mengalir dari blog yang sedang anda kerjakan, saya yakin dan yakin sekali akan hal itu. Ok, sebelunya kita harus tau sebenarnya monetize blog itu apa to? menurut saya monetize blog adalah suatu usaha untuk membuat sebuah blog mampu untuk menghasilkan materi untuk peblogger, jumlahnya beragam, mulai dari recehan hingga ribuan, rupiah maupun dollar. Semua dikumpulkan dan mulai ditarik untuk datang dengan media blog yang dimiliki.

Nah dari materi itu pula sebagian besar peblogger hidup, dari situ pula sebuah ide untuk membuat yang terbaik muncul, dari situ pula sebuah kompetisi untuk menjadi yang teratas dimulai, dan bagi saya seorang yang ingin menghasilkan dari apa yang dia kerjakan adalah hal yang wajar, suatu hal yang tidak salah bila seseorang mengharapkan bayaran dari apa yang telah dia kerjakan, bila seseorang mengatakan ” saya ngeblog bukan untuk tujuan uang kok, bukan untuk mencari tambahan penghasilan untuk diri saya “ menurut saya dia adalah seorang yang tidak realistis, tidak mau mengakui bahwa yang dia kerjakan sebenarnya ujung-ujungnya juga ingin dapat duit, atau mungkin dia memang orang bodoh yang tidak faham bahwa hidup ini butuh uang, butuh materi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan merencanakan masa depan.

Saya katakan monetize disini bukan hanya dalam arti sempit, saya mengatakan monetize disini dalam arti luas, seluas-luasnya, dengan maksud mereka yang mengatakan bahwa mereka bukan peblogger monetize membuka mata bahwa mereka juga peblogger monetize..

Kita mulai bahas, apa saja contoh bentuk monetize blog? Banyak sekali, saking banyaknya kadang seseorang tidak sadar bahwa tujuan mereka ngeblog sebenarnya adalah monetize, sebagai contoh mudah saya sebut sebagai “monetize tidak langsung” adalah blogger yang membahas suatu produk daerahnya ke dalam blog, menjelaskan secara rinci produk tersebut, mulai dari keunggulan dan hal-hal yang menguntungkan dari produk itu, baik produk makanan, minuman, mainan dan lain sebagainya, menjelaskan serta mempresentasikan produk tersebut dalam bentuk tulisan yang bahkan juga dibubuhi dengan alamat dan no telp, dengan harapan ada seseorang yang tertarik dan segera memesan produk itu, apakah itu juga bukan monetize? itu semua adalah monetize, tau kenapa? karena secara ga langsung mereka sudah mengharapkan seseorang datang dan membeli produk tersebut, mengharapkan seseorang mengetahui dan tertarik dengan produk tersebut, dan secara tak langsung pula dia akan mendapatkan keuntungan materi dari produk tersebut, tak peduli apapun itu produknya…Jadi menurut saya apabila ada seseorang, atau bahkan sebuah komunitas yang mengatakan “seharunya ngeblog itu yang murni, jangan pake monetize-monetize segala” maka dia atau mereka adalah orang yang munafik, yang sebenarnya mereka sendiri juga sedang melakukan monetize itu..

Contoh monetize selanjutnya adalah “monetize langsung”, blogger ini menyadari dan mengakui hal yang dia lakukan adalah untuk tujuan mencari uang, mendapatkan penghasilan dari blog tersebut, dan menjadikan blognya mesin ATM yang bisa untuk menyokong kehidupannya secara materiil, yang dia lakukan dengan tujuan betul-betul murni untuk mendapatkan uang dari blognya, nah menurut saya ini yang bagus alias tidak munafik, mereka mengakui dengan terang-terangan bahwa mereka membutuhkan biaya untuk ngeblog, membutuhkan biaya untuk mendapatkan koneksi internet dan mereka mengakui pula bahwa semua itu harus ada gantinya..

Memang orang tidak sama, pandangan orang berbeda-beda, namun satu hal yang pasti sama adalah blogger itu sama-sama manusia, yang sifat alaminya adalah ingin mencari yang lebih, lebih kaya, lebih makmur, lebih sukses dan lebih-lebih lainnya, tak peduli kaya atau pas-pasan mereka tetap blogger yang membutuhkan sokongan dana untuk hidupnya, sekali lagi menurut saya jumlah peblogger yang merupakan peblogger monetize itu hampir 95% di dunia, lainya mungkin adalah orang munafik yang tidak mau mengakui tujuan hidupnya.. bahwa kita memang butuh uang..

Keyword:

Apa arti Monitize?, splinter cell conviction kasar

Random Posts

Comments

31 Responses to “Monetize Blog Itu Adalah Wajar”

  1. dtxc on December 3rd, 2008 6:37 am

    betul sekali cak eko. anda sangat cerdas dalam menjelaskan masalah monetize. dan saya yakin itu sudah anda teliti sendiri sehingga anda dengan gagah berani sebut angka 95%. ndak mungkin orang bodoh [seperti yang anda tulis] bisa menyebut angka itu [dengan penuh emosional]

    untuk menuju monetize itu pakar sekelas cosa aranda pun [panutan blogger wilayah madiun] menyarankan supaya blogger belajar nulis dulu yang bagus dan konsisten. baru ngomong masalah monetize.

    mengapa? untuk menjaga internet supaya bebas sampah tulisan. kalo anda mencermati, ada guru blogger dari bandung yang memang mengajarkan seperti itu. yang penting bikin blog dulu, perkara isi itu belakangan. bisa copy-paste tulisan orang. bahkan sudah disediakan ribuan artikel siap paste. yang penting blog bisa segera menghasilkan duit. sedikit artikel [hasil copy-paste] dan kanan-kirinya iklan. itulah sampah tulisan.

    dan sedihnya itu juga terjadi di sekitar kita. silakan dicek blog-blog yang anda ketahui yang menurut anda revenuenya tinggi, apakah tulisannya original?

    untuk memonetize blog itu tidak gampang. butuh waktu, tenaga, pikiran dan network. dan akhirnya banyak yang tidak sabar melewati fase itu. buru-buru ngomong monetize. akhirnya jalan pintas [instant] yang ditempuh.

    oleh karena itu melalui komunitas yang ada harusnya bisa mendorong lahirnya blogger yang bisa menulis. perkara monetize itu menyusul belakangan. tahu-tahu sendiri tanpa diajarkan!

    anda tidak mengakui fenomena blogger monetize instant ini? hehe… wajar, pandangan orang kan beda-beda [seperti yang anda tulis sendiri]

    **wes ah, wayahe panen melone dewe**

  2. Rystiono on December 3rd, 2008 1:18 pm

    Semua hal itu wajar asal nggak sikut kanan sikut kiri dalam berusaha dan bekerja…tiap musim 17-an juga ada kok yang jualan bendera dadakan…instan juga itu…

    Ok mas Eko? Apapun pekerjaan kita, be a good worker, be positive worker. No matter what we do, we do all for peoples!

    *jangan lupakan ajaran mbah saya mas…rendahkan hati, dinginkan pikiran, membantu orang lain dan selalu mendistribusikan kekayaan…*

  3. hawee on December 3rd, 2008 2:55 pm

    manusiawi sekali bila setiap blogger memonitize blognya, karena zaman semakin sulit

  4. bocah on December 3rd, 2008 11:10 pm

    hihihihi bener mas eko, mereka munafik karena udah coba memonetize, tapi gak bisa-bisa. kacian deh orang-orang munafik itu xixixixi. mati masuk neraka, hidup cuman dipenuhi rasa iri, dengki dan dendam. xixixixixi lirik kanan kiri ada orang munafik ga yah ??

  5. eko on December 4th, 2008 12:23 am

    @Dtxc
    Terima kasih atas pandangan anda mas dtxc, saya menghargai pandangan dan pendapat anda itu.

    @Rystiono
    be a good worker, be positive worker. No matter what we do, we do all for peoples! Ya betul sekali mas…

    @Hawee
    Iya mas, beras aja sekarang 5 ribu per kilo lo, ya saya bingung kalo ga memonetize blog saya, mau makan pake apa, lha kerjanya ya cuma ini…

    @Bocah
    Hihi, kita do’ain, semoga mereka segera mendapatkan pencerahan…Amin.

  6. geblek on December 4th, 2008 4:05 am

    memonetize blog no problemo sih :)
    tapi kadang saya merasa bosen kemana mana blognya seputar itu2 saja. bahkan menurut saya tradisi latah bin ikut2an sudah menjamur pada masa skg ini. si A bahas Y si B dan seterusnya bahas Y juga, akirnya semua blog ndak ada seninya karena ndak ada perbedaan lagi cmiiw.

    Bahkan blog pribadipun digunakan untuk pait repiu :) baindewe mungkin istilah blog saya terserah saya adalah prinsip dr itu semua. yg lebih parah baru kenal blog dan lsg posting ttg tetek bengek hal monetize atau apalah yg seputar itu.

    cari $ itu susah jendral :D

  7. Bisnis Online on December 4th, 2008 6:07 am

    Blos mas Ego benar benar blog kodok, kok ya pas namanya.
    Tulisannya yang berkisar tentang duit, fornt ya yang spesial membuat blog ini jadi sangat unix.

    Teruskan menuls mas eko semoga tambah jadi kodok, hehehehe

    sumintar.com

  8. adang on December 4th, 2008 7:04 am

    blog = $$$$ asyik bener mas kalo bisa terwujud kayak gitu cuman susahnya minta ampuennnn

  9. vicky on December 4th, 2008 7:32 am

    Ya kalau bisa instan kenapa pake masak segala ya bos????
    yang penting tidak merugikan pihak lain, baik pihak advertiser maupun publisher, ataupun penyedia hosting, atapun pengusaha warnet, dlll hihihihi

  10. zee on December 4th, 2008 8:33 am

    Bener tiap blogger wajar aja klo mo memoneytize blognya. Boleh saja bersaing mencari $ terbanyak. Tapi klo dibilang hampir 95%, musti didukung data kali ya. Soalnya banyak jg kok yg ngeblog utk iseng2 curhat saja…

  11. [...] yah jalani saja katanya si mbah selama masih bergairah dan masih dibatas kemanusian, karena monetizing blog adalah wajar dijaman sekarang. Related PostsTentang WaktunTukmuZiddu Masih MembayarkuAndai Saja Aku [...]

  12. arifr on December 4th, 2008 11:21 am

    ngeblog=monetize blog, setuju…!!

  13. anton on December 4th, 2008 1:33 pm

    @det
    Udah mas wejangannya.. Sabar mas.. koreksi diri dulu masing masing..

  14. mbahmul on December 4th, 2008 2:10 pm

    maknyus….perang tambah panjang…ayo teruskan
    kalau terus perang kan blogger tambah semangat …ngaciiiiiirrrrrrrrrrr………………….

  15. Rajawali kecil on December 4th, 2008 3:40 pm

    Dalam persentase itu saya masuk kategori mana ya?
    Jujur saya memang dlm kelompok 95% itu, sayangnya sekarang belum bisa dibilang masuk krn belum menghasilkan dan monetize blog saya.

    Jadi masuk mana dunk? Koq jadi curhat :)

  16. p3durungan on December 4th, 2008 8:21 pm

    Ya harap dimaklumi lah, ngeblog kan juga butuh koneksi internet. Koneksi kan kudu bayar, kecuali kalo yang nyolong ngupas kabel optik :D

  17. Dendy on December 4th, 2008 10:19 pm

    Uang memang bukan segalanya, tapi segala yang penting butuh uang. Monetize Blog kenapa tidak? Halah..ngaku aja :)

  18. [...] postingan saya yang terakir mengatakan bahwa “Monetize blog itu wajar” maka ini adalah lanjutan dari pernyataan tersebut, bahwa bisnis internet itu panjang [...]

  19. ekkei on December 4th, 2008 11:58 pm

    iya, memonetize blog itu wajar, tidak mau memonetize juga wajar.
    yang ndak wajar mungkin ketika muncul permasalahkan mengenai hal itu
    ha mbok ya biar, mau diduitin apa ndak
    emang tujuan masing2 orang lain-lain kok
    yang diduitin, semoga lanncar earningnya
    yang gak diduitin, semoga lancar rejeki dari sumber lainnya

  20. OeNZT on December 5th, 2008 2:00 am

    Semuanya sah-sah saja menurutku, yang ga sah tuh click fraud… :D

    Kalo saya alurnya gini : jaga warnet – publisher – blogger.

    Dulu waktu jaga warnet iseng2 browsing nyasar ke adsense-id, lalu blajar bikin blog 100% abal2 buat publish iklan adsense, setelah setaon dirasa cukup menghasilkan dan konsisten baru sekarang kepengen bikin blog beneran… :)

  21. cebong ipiet on December 5th, 2008 3:31 am

    munafik? hohoho siapapun butuh uang pak, siapapun suka uang, cuman tinggal caranya aja, entah lewat blog, entah lewat mana. Kalo di luar dunia blog dia udah kelebihan uang, dan dia emg g niat monetize, smg saja dia tidak di cap munafik oleh golongan yang memploklamirkan sbg monetizer

  22. cebong ipiet on December 5th, 2008 3:33 am

    Dan Ga Monetize Blog juga Wajar

  23. Anton on December 5th, 2008 8:09 pm

    Setuju dengan Mas Eko, Orang mana sich yang ngak perlu duit. Tapi jangan gara-gara duit kita-kita tidak peduli dengan sesama.
    Hidup ngeblog untuk duit
    Walah…heeee

  24. nugroho on December 5th, 2008 8:35 pm

    Uang… lagi-lagi uang wou wo… *walah kok nyanyi :lol: * tapi emang kok kita butuh uang meskipun koneksi nyolong pun perlu uang ya buat bayar listrik dan bayar dendanya :lol: , tapi ada kok yang gak perlu duit koneksi dan listriknya yaitu numpang :lol:

  25. [...] ini hanya sekedar kopas ide atau nerusin tulisan dari temen-temen blogger madiun yang penting saya hanya ingin menulis dan belajar menulis biar tulisan ini tidak menjadi sampah :) . [...]

  26. sapimoto on December 6th, 2008 11:56 am

    Mohon maaf sekali, saya kok kurang setuju dengan data yang disajikan pada tulisan ini. Masih banyak kok yang menjadi blogger bukan karena untuk mendapatkan uang, tapi benar-benar untuk menyalurkan hasrat menulis, dan saya tahu persis bahwa penghasilan mereka dari pekerjaan offline, sudah lebih dari cukup. Semua orang butuh uang, tapi tidak semuanya kemudian menggunakan blog sebagai tempat mencari uang.
    Mohon maaf, semoga berkenan dengan koreksi dari saya.

  27. sapimoto on December 6th, 2008 12:06 pm

    Sedikit tambahan, Bro…
    Penggunaan kata-kata bodoh dan munafik, apakah tidak terlalu kasar dan berlebihan digunakan untuk orang yang belum Anda kenal dan tidak masuk dalam kategori 95%?

  28. eko on December 6th, 2008 1:13 pm

    @Sapimoto
    Ok bos terima kasih atas koreksinya, sya mohon maaf kalo kata2 tersebut terlalu kasar, tapi jujur maksud saya ga sekasar itu. Sekali lagi makasih.

  29. sapimoto on December 7th, 2008 9:19 am

    Walah, lha kok ternyata protes saya mendapat tanggapan yang serius dengan mencoret dan menggantinya dengan rangkaian kata yang lain.
    Terimakasih atas perubahan tersebut, semoga menjadi lebih “enak” untuk dibaca :D

  30. hem on December 12th, 2008 8:53 am

    sudah… ndak usah ribut. yang penting ga nyolong duwit orang. ga melanggar hukum. Iklhas bagi anda, Halal bagi kami gitu katanya..

  31. Eka Situmorang - Sir on June 9th, 2009 3:42 pm

    Info menarik yang saya cari2 selama ini.
    Byk yang ngomongin soal monetize, saya ndak mudeng ;)
    terima kasih untuk pencerahannya :)

Leave a Reply




Baju Blus, Baju Jaket Cewek, Baju Jaket Cowok, Baju Kaos Cewek, Baju Kaos Cowok, Baju Kemeja, Baju Muslim, Baju Olahraga, Celana Cewek, Celana Cowok, Dompet Cewek, Dompet Cowok, Feature, Sandal Cewek, Sandal Cowok, Sepatu Cowok, Tas Cewek, Tas Cowok, Topi